Boat

Jumat, 22 Mei 2015

TTKI : Sistem Perawatan ( M7 )

Pengertian Pemeliharaan (maintenance) Menurut Para Ahli

  1. Menurut Jay Heizer dan Barry Render, (2001) dalam bukunya “ operations Management ” pemeliharaan adalah : “ all activities involved in keeping a system’s equipment in working order ”. Artinya: pemeliharaan adalah segala kegiatan yang di dalamnya adalah untuk menjaga sistem peralatan agar bekerja dengan baik.
  2. Menurut M.S Sehwarat dan J.S Narang, (2001) dalam bukunya “ Production Management ” pemeliharaan ( maintenance ) adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan secara berurutan untuk menjaga atau memperbaiki fasilitas yang ada sehingga sesuai dengan standar (sesuai dengan standar fungsional dan kualitas).
  3. Menurut Sofy an Assauri (2004) pemeliharaan adalah kegiatan untuk memelihara atau menjaga fasilitas/peralatan pabrik dan mengadakan perbaikan atau penyesuaian/penggantian yang diperlukan agar supaya terdapat suatu keadaan operasi produksi yang memuaskan sesuai dengan apa yang direncanakan.
Difinisi maintenance Kegiatan pokoknya adalah menjaga kelangsungan proses/produksi dengan tugas melakukan inspeksi/pemeriksaan rutin, perbaikan/reparasi, dan bongkar total (over haul). Perawatan/Pemeliharaan(maintenance ) didefinisikan suatu kombinasi dari semua tindakan/kegiatan (dalam hal ini adalah merawat dan memperbaiki) yang dilakukan dalam rangka mempertahankan atau mengembalikan suatu mesin/alat pada kondisi yang dapat diterima.


Keuntungan yang diperoleh dengan melakukan pemeliharaan adalah sebagai berikut:
  1. Agar mesin dan peralatan operasi dapat dipergunakan dalam waktu yang relatif lebih panjang 
  2. Agar pelaksanaan proses operasi dalam perusahaan berjalan dengan lancer 
  3. Menjaga kualitas pada tingkat yang tepat sesuai dengan yang direncanakan 
  4. Menekan biaya pemeliharaan bagian mesin dan peralatan operasi 
  5. Menjaga keselamatan para pekerja.

Jenis-jenis pemeliharaan ada dua macam, yaitu:
1.    Prefentive Maintenance
Prefentive Maintenance disebut juga tindakan pencegahan atau overhaul, yaitu kegitaan pemeliharaan dan perawatan untuk mencegah kerusakan yang tak terduga dan menemukan kondisi atau keadaan yang menyebabkan fasilitas operasi lebih tepat.  Pemeliharaan prefentif apabila direncanakan dengan baik dapat mencegah terjadinya kegagalan atau kerusakan, sebab apabila terjadi kerusakan peralatan operasi dapat berakibat kemacetan produksi secara total.

Alternatif dalam Prefentive Maintenance adalah: 
  • Berdasar waktu, yaitu melakukan pemeliharaan pada periode secara teratur, misalnya penggantian oli mesin setiap 3 bulan. 
  • Berdasar pekerjaan, yaitu pemeliharaan setelah sejumlah jam operasi atau volume produksi tertentu, misalnya setelah mobil berjalan 2.000 km, atau mesin bekerja selama 500 jam. 
  • Berdasar   kesempatan,   yaitu   pemeliharaan   yang   dilakukan   apabila   ada kesempatan untuk itu, misalnya pada jam kerja istirahat, atau hari libur. 
  • Berdasar kondisi terencana, yaitu tergantung pada hasil pemantauan kondisi fasilitas  produksi,  misalnya penggantian kampas  rem mobil apabila telah mencapai ketebalan tertentu.

Prefentive Maintenance sangat tepat dilakukan, karena kegunaannya sangat efektif dalam menghadapi fasilitas-fasilitas produksi yang termasuk dalam critical unit, yaitu peralatan atau fasilitas yang membahayakan kesehatan dan keselamatan kerja, mempengaruhi produk yang dihasilkan, dapat menyebabkan kemacetan seluruh proses produksi, dan apabila modal yang ditanam untuk fasilitas ini relatif rebih mahal.

2.    Corrective Maintenance,
Disebut juga break down maintenance, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan, kegagalan, atau kelainan fasilitas produksi sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik.
sumber : http://www.pendidikanekonomi.com/2012/06/pemeliharaan-maintenance.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar